Informasi

Yang perlu kita ketahui tentang garam konsumsi & industri

Memahami bahwa garam terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu garam konsumsi dan garam industri

D

Deden Septiyana

Yang perlu kita ketahui tentang garam konsumsi & industri

Garam adalah bahan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Hampir setiap rumah tangga menggunakannya, namun tidak banyak orang yang benar-benar memahami bahwa garam terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu garam konsumsi dan garam industri. Perbedaan keduanya sering menimbulkan kebingungan, terutama bagi masyarakat awam. Berikut ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang paling sering muncul beserta penjelasannya.

1. Apa perbedaan garam industri dan garam konsumsi?

Ini adalah pertanyaan paling umum. Garam konsumsi adalah garam yang digunakan untuk makanan dan telah melalui proses pemurnian serta penambahan yodium sesuai standar kesehatan. Sementara itu, garam industri digunakan sebagai bahan baku industri seperti kimia, tekstil, farmasi, hingga pengolahan air, dan tidak ditujukan untuk dikonsumsi langsung.

2. Apakah garam industri aman untuk dimakan?

Jawabannya tidak aman. Garam industri memiliki kadar NaCl yang tinggi, namun mengandung impuritas dan tidak difortifikasi yodium. Jika dikonsumsi, garam ini dapat membahayakan kesehatan dan melanggar aturan keamanan pangan.

3. Mengapa garam konsumsi harus beryodium?

Yodium sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan seperti gondok dan masalah perkembangan otak. Oleh karena itu, garam beryodium diwajibkan oleh pemerintah untuk konsumsi masyarakat agar kebutuhan yodium harian terpenuhi.

4. Kenapa harga garam industri dan garam konsumsi berbeda?

Harga dipengaruhi oleh fungsi, spesifikasi, dan proses pengolahan. Garam konsumsi membutuhkan pemurnian ekstra, fortifikasi yodium, dan pengemasan higienis. Sementara garam industri fokus pada volume besar dan spesifikasi teknis tertentu sesuai kebutuhan industri.

5. Garam industri digunakan untuk apa saja?

Garam industri digunakan secara luas, antara lain untuk:

  • Industri kimia (bahan baku soda ash & klorin)

  • Industri makanan (bukan untuk konsumsi langsung)

  • Industri farmasi

  • Pengolahan air

  • Industri tekstil dan penyamakan kulit

6. Bagaimana cara membedakan garam industri dan konsumsi?

Cara paling mudah adalah melihat label kemasan. Garam konsumsi wajib mencantumkan:

  • Izin edar

  • Kandungan yodium

  • Standar SNI garam konsumsi

Sedangkan garam industri biasanya berlabel “industrial grade” atau “non food grade”.

7. Apakah garam impor selalu lebih baik?

Tidak selalu. Baik garam lokal maupun garam impor memiliki keunggulan masing-masing. Yang terpenting adalah kesesuaian spesifikasi dengan kebutuhan, baik untuk konsumsi maupun industri.

8. Apakah semua industri boleh memakai garam konsumsi?

Tidak. Banyak industri membutuhkan garam dengan spesifikasi teknis tertentu yang hanya dapat dipenuhi oleh garam industri, seperti tingkat kemurnian atau ukuran kristal tertentu.


Kesimpulan

Memahami perbedaan garam industri dan garam konsumsi sangat penting agar penggunaannya tepat dan aman. Garam konsumsi ditujukan untuk kesehatan masyarakat, sedangkan garam industri mendukung aktivitas manufaktur dan ekonomi. Edukasi yang tepat akan membantu masyarakat terhindar dari kesalahan penggunaan garam yang berisiko.

Bagikan Artikel