Garam Beryodium: Manfaat, Fungsi, dan Pentingnya bagi Kesehatan Masyarakat
Garam beryodium merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki peranan sangat penting bagi kesehatan manusia
Deden Septiyana

Garam beryodium merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki peranan sangat penting bagi kesehatan manusia. Hampir setiap rumah tangga menggunakan garam sebagai bumbu utama dalam memasak. Namun, tidak semua orang menyadari bahwa garam yang dikonsumsi sebaiknya adalah garam beryodium, karena mengandung unsur yodium yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kekurangan yodium dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari gangguan pertumbuhan hingga masalah pada fungsi otak.
Di Indonesia, pemerintah telah mewajibkan penggunaan garam beryodium sebagai upaya pencegahan gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY). Oleh karena itu, pemahaman mengenai pengertian, manfaat, serta pentingnya garam beryodium perlu terus ditingkatkan di masyarakat.
Pengertian Garam Beryodium
Garam beryodium adalah garam dapur yang telah ditambahkan senyawa yodium, biasanya dalam bentuk kalium iodat (KIO₃) atau kalium iodida (KI). Yodium merupakan mineral esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga harus diperoleh dari makanan sehari-hari.
Secara fisik, garam beryodium tidak jauh berbeda dengan garam biasa. Namun, kandungan yodium di dalamnya memberikan manfaat besar bagi kesehatan, terutama dalam mendukung fungsi kelenjar tiroid.
Fungsi Yodium bagi Tubuh
Yodium berperan penting dalam pembentukan hormon tiroid, yaitu tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3). Hormon ini berfungsi untuk:
Mengatur metabolisme tubuh
Mendukung pertumbuhan dan perkembangan
Menjaga fungsi otak dan sistem saraf
Mengatur suhu tubuh dan energi
Tanpa asupan yodium yang cukup, tubuh tidak dapat memproduksi hormon tiroid secara optimal.
Manfaat Garam Beryodium
Penggunaan garam beryodium secara rutin memberikan berbagai manfaat, antara lain:
1. Mencegah Gondok
Kekurangan yodium dapat menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid atau gondok. Garam beryodium membantu mencukupi kebutuhan yodium harian sehingga risiko gondok dapat dicegah.
2. Mendukung Perkembangan Otak
Yodium sangat penting bagi perkembangan otak janin dan anak-anak. Konsumsi garam beryodium yang cukup dapat membantu meningkatkan kecerdasan dan daya pikir anak.
3. Mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY)
GAKY meliputi kretinisme, gangguan mental, pertumbuhan terhambat, dan gangguan reproduksi. Garam beryodium menjadi solusi sederhana namun efektif untuk mencegah masalah ini.
4. Menjaga Fungsi Tiroid
Asupan yodium yang cukup membantu kelenjar tiroid bekerja dengan normal sehingga metabolisme tubuh tetap seimbang.
Dampak Kekurangan Yodium
Kekurangan yodium masih menjadi masalah kesehatan di beberapa daerah, terutama wilayah pegunungan dan daerah terpencil. Dampak yang dapat terjadi antara lain:
Gondok
Penurunan kecerdasan
Gangguan pertumbuhan pada anak
Risiko komplikasi kehamilan
Oleh sebab itu, penggunaan garam beryodium menjadi langkah pencegahan yang sangat penting.
Cara Memilih Garam Beryodium yang Baik
Agar manfaatnya optimal, masyarakat perlu mengetahui cara memilih garam beryodium yang berkualitas, yaitu:
Periksa label kemasan dan pastikan tertulis “beryodium”
Pilih garam dengan kemasan tertutup rapat
Pastikan garam berwarna putih bersih dan kering
Perhatikan tanggal kedaluwarsa
Cara Menyimpan Garam Beryodium
Penyimpanan yang tidak tepat dapat mengurangi kandungan yodium dalam garam. Beberapa tips penyimpanan yang benar:
Simpan dalam wadah tertutup rapat
Hindari paparan sinar matahari langsung
Letakkan di tempat kering
Masukkan garam saat masakan hampir matang agar yodium tidak menguap
Peran Pemerintah dan Masyarakat
Pemerintah Indonesia telah menetapkan kebijakan fortifikasi yodium pada garam konsumsi sebagai bagian dari program kesehatan nasional. Namun, keberhasilan program ini juga bergantung pada kesadaran masyarakat dalam memilih dan menggunakan garam beryodium secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya garam beryodium perlu terus dilakukan, baik melalui sekolah, media, maupun layanan kesehatan.
Kesimpulan
Garam beryodium merupakan komponen sederhana namun sangat vital dalam menjaga kesehatan masyarakat. Kandungan yodium di dalamnya berperan penting dalam mendukung fungsi tiroid, mencegah gangguan pertumbuhan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan memilih, menyimpan, dan menggunakan garam beryodium secara tepat, masyarakat dapat melindungi diri dan keluarga dari berbagai masalah kesehatan akibat kekurangan yodium.
Kesadaran akan pentingnya garam beryodium harus terus ditingkatkan agar generasi mendatang tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.